Stefano Janite Lilipaly (lahir di
Arnhem,
Belanda,
10 Januari 1990; umur 22 tahun) adalah seorang pemain
sepak bola Belanda yang memiliki garis keturunan
Indonesia. Saat ini dia bermain untuk
FC Utrecht di
Eredivisie. Dia pernah mewakili
Belanda U-15 hingga U-18, namun berkeinginan membela
timnas senior Indonesia. Dia biasa berposisi sebagai
gelandang serang.
Ayahnya Ron Lilipaly merupakan orang Indonesia, sementara ibunya Adriana
adalah warga negara Belanda. Stefano sudah mulai bermain sepak bola
sejak umur 7 tahun di klub amatir DCG. Dia sempat pindah ke tim junior
AZ Alkmaar sebelum bergabung dengan tim junior FC Utrecht.
Sejak tahun 2009 dia berhasil mendapatkan tempat di Jong FC Utrecht,
tim junior level kedua di bawah tim senior. Di musim pertamanya di Jong
FC Utrecht, dia sukses mencetak 8 gol, termasuk satu gol di pertandingan
debutnya. Dia berandil besar dalam mengantarkan tim muda FC Utrecht
merebut
Piala KNVB Junior 2009-10 dengan mencetak 2 gol di pertandingan final melawan Tim Junior
De Graafschap yang berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk FC Utrecht Junior.Pelatih FC Utrecht
Ton Du Chatinier menilai Stefano merupakan kandidat kuat untuk mengisi tim senior.
Dia pernah membela
Belanda U-15 hingga U-18, namun menyatakan lebih memilih
Indonesia untuk level senior.Pada Januari 2011 dia dipanggil
Badan Tim Nasional PSSI untuk mengikuti seleksi
tim nasional sepak bola Indonesia U-23 yang disiapkan untuk
Sea Games 2011 dan kualifikasi
Olimpiade 2012, namun akhirnya membatalkan kedatangannya dengan alasan belum pulih sepenuhnya dari cedera.
2. SYAMSIR ALAM
Syamsir Alam (lahir di
Balingka, IV Koto, Agam,
Sumatera Barat,
Indonesia,
6 Juli 1992; umur 19 tahun) adalah seorang pemain
sepak bola Indonesia. Saat ini ia bermain untuk
RCS Vise (belgia).Syamsir adalah lulusan dari SSB DEPOK saat
itu pemilik SSB AS IOP yaitu mendiang Ronny Pattinasaranny datang untuk
mengunjungi SSB yang di sponsorinya itu (SSB DEPOK), dia terkagum dengan
skill Syamsir Alam akhirnya memutuskan untuk membawanya ke SSB AS IOP, SSB yang didirikan oleh mendiang
Ronny Pattinasarani.
Syamsir pernah mengikuti Piala Dunia U-11 Danone bersama Makassar FC
yang mewakili Indonesia. Ia juga sempat mengikuti tes bersama tim junior
dari
Belanda,
Vitesse Arnhem dan
Heerenveen tapi sayang gagal. Syamsir adalah type striker pekerja. di kompetisi
Liga U-17 Quinta Division 2008 ia menjadi top skor dari tim SAD
Indonesia dengan mengemas 15 gol dari 29 laga yang dilakoninya. Syamsir
dikenal sangat dekat dengan pelatihnya Cesar Payovich.